#putajinoe

Seharusnya tulisan ini saya tulis setahun yang lalu, tapi entah kenapa betah aja mengendap di draft. Tepat setahun yang lalu , sama seperti sekarang dalam naungan bulan Ramadhan dan berlandaskan rasa bosan, kru Radio Flamboyant sering menghabiskan waktu malam ramadhan bareng-bareng. Ngopi, apalagi. Semoga tahun ini bisa nongkrong di Mesjid semua, tadarus gitu (OH MUNGKINKAH, capslocknya gak sengaja, serius gak sengaja).

Flamboyant sebagai radio yang berbasiskan musik membuat pramunada atau penyiarnya punya pustaka musik sendiri di masing-masing kepala. Malam itu (lupa tanggalnya, padahal pernah simpan di handphone), ada semacam trivia tebak judul lagu dan sejenisnya. Tiba-tiba entah darimana, ada yang ngomong bahasa Aceh dan menerjemahkan judul lagu seorang artis ke dalam bahasa Aceh (biasanya sih Acoel yang suka gini). Terjemahannya lucu-lucu, jadilah semua kru 105 lainnya (Dapie, Armia, Rudy dll) buka hp lihat judul lagu (lah tadi katanya ada di kepala). Penyiar memang manusia xD

‘Perang’ terjemahan judul lagu berlanjut di linimasa Twitter, cukup heboh karena keunikan terjemahan yang aneh-aneh. Misalnya nih ya:

One Republic- “Jak itong bintang, hana buet!” (Counting Stars)

Alanis Morissette – “Cut Bang Satpam” (Guardian)

Superman Is Dead – “Beu Jeut Keu Ureung Hayeu” (Jadilah Legenda)

dan banyak terjemahan ngaco lainnya.

Namanya ngetweet lagu biasanya orang sering nulis #nowplaying, #np, atau apapunlah itu. Kalau Radio Flamboyant pake #nowairing. Nah, kalau #nowplaying kan masih ada unsur western, disitulah kegilaan anak-anak radio muncul lagi untuk merubah #nowplaying ke dalam bahasa Aceh. Awalnya diterjemahkan secara harfiah #jinoeputa, ada juga yang menyarankan #meuenjinoe. Tapi terasa kurang nyaman hingga Auliyyaa mencetuskan #putajinoe. Waktu dini hari membuat malas berpikir, semua mengiyakan. Lagian #putajinoe lebih nyaman diucapkan. And well, that is #putajinoe!

Kegilaan berlanjut di program khusus radio Flamboyant selama ramadhan, #GAS, Gaya Sahur Ramadhan. Banyak sekali Gaminong (sapaan untuk pendengar Flamboyant) yang ikutan sehingga pagi ba’da subuh biasanya tidurrrr malah dibuat melek oleh #putajinoe.

Keseruan #putajinoe pun berlanjut sampai hari ini, diawal ramadhan tahun 2013 (1434H). saya sendiri yang siaran #GAS perdana tahun ini kewalahan untuk me-retweet mention yang masuk di twitter radio. Itu masih #putajinoe yang dimention ke @FlamboyantFM , yang tweet lepas? BANYAK! Buktinya setelah saya buka hashtag #putajinoe, capek sendiri bacanya, capek juga ketawanya.

Masih ada 28 atau 29 hari lagi bulan ramadhan, dan #putajinoe juga akan terus ramai mulai sahur sampai matahari terbit, bahkan sampai jam-jam tulisan ini terbit.

Jadi udah pada tahu kan, darimana #putajinoe berawal. Jadi untuk yang ngerasa lebih dulu bikin #putajinoe ya sorry-sorry aja ya, inilah cerita aslinya hihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s