Cerita Rindu

Aku rindu bercerita padamu

Tentang segala yang ku lalui hari ini

Cerita tentang hujan seharian

Cerita tentang tidur bangun sesukaku yang seringkali membuatmu rewel

Aku rindu hal itu

 

Aku rindu berkelakar denganmu

Kelakar tentang konyolnya hari ini

Betapa konyolnya tadi aku lupa mengantar kakak ke bandara

Betapa konyolnya ponselku selalu restart sendiri saat begitu perlu

Aku rindu hal itu

 

Aku rindu mengadu padamu

Betapa sulitnya beberapa hal yang ku lalui sepanjang hari ini

Betapa resahnya pikiran dan perasaan

Aku rindu betapa kau bisa menenangkanku

Sungguh, aku rindu hal itu

 

Aku rindu senyum mu

Senyum yang ajaib bagiku

Senyum yang seolah berkata, “tak ada yang perlu kau risaukan lelaki ku, aku ada bersamamu.”

 

Betapa aku rindu semua tentangmu.

LGBT : Sebuah Gerakan Penularan

image

Oleh: Adriano Rusfi, Psikolog

Mungkin ada yang heran bertanya, kenapa saya begitu keras terhadap perilaku Lesbianism, gay, bisexual and transexualism (LGBT). Saya seakan penuh murka dan tak memberikan sedikitpun ruang toleransi bagi pengidapnya.

Mungkin saya perlu klarifikasi bahwa saya tidak sedang bicara tentang pelaku, orang dan oknum. Terhadap oknum, orang dan pelaku LGBT, kita harus tetap mengutamakan kasih-sayang, berempati, merangkul dan meluruskan mereka. Dan saya juga tidak sedang bicara tentang sebuah perilaku personal dan partikular. Saya juga tak sedang bicara tentang sebuah gaya hidup menyimpang yang menjangkiti sekelompok orang. Karena saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN !!! Continue reading

Tidak Untuk Dibaca

Tengah malam ini entah kenapa bayangan Kota Bandung kembali datang lagi. Sejak hujan yang rutin mulai beberapa hari lalu, dingin absah menjadi teman rasa bosan dan kesepian. Hembusan dingin dari celah jendela di sebuah rumah yang hampa, ditambah sayup serunya suara kendaraan yang saling bertabrakan di perempatan lampu merah dekat jembatan. Suasana yang sama seperti Bandung yang pernah aku alami; Sengaunya, dinginnya, sesuaranya. Tapi itu dulu, dulu sekali.

Rasa yang sama ketika secarik masa lalu melintasi kepala seorang manusia: indah, menyenangkan, lucu, menenangkan, dan berbagai macam perasaan yang memaksa hormon serotonin bekerja sesuai tugasnya. Bahkan kadang masa-masa itu juga tidak bagus-bagus amat, barangkali karena menyamar jadi kenangan maka jadi indah, atau entahlah, cuma karanganku saja.

Tentang Bandung, tak perlu lagi aku jelaskan dengan terlalu banyak kata. Disini, nanti terlalu banyak yang bisa membacanya. Cukuplah semuanya tertuang di paragraf pertama. Dingin dan sejuknya ia hingga tingkah konyol yang pernah ada. Bandung bukan sekedar kota. Bandung itu rasa.

Tulisan ini tidak untuk dibaca, tapi untuk dirasa.

Menyetir bukan hanya persoalan sampai hingga tujuan. Tapi juga mengenai bagaimana caranya, keselamatannya, lalu jika ada penumpang perhatikan rasa aman dan rasa nyamannya.

Ketika ban kempes atau kendaraan mogok, apa yang harus dilakukan. Lalu dalam kondisi seperti itu, seberapa sabar Anda saat ada penumpang yang rewel? Dan sebagainya.

Menyetir, bukan hanya persoalan sampai hingga tujuan.

View on Path

Hari ini terbuat dari pagi-pagi sekali latihan di Polresta, siang-sore latihan di GOR KONI, habis magrib ribet cari backup data gara-gara listrik padam, puncaknya latihan lagi di Satlat BKPP Aceh, rame anggota baru, seru.

Kemudian menyerah lelah sama komputer trus sekarang berencana tidur di radio, berharap besok bisa kebangun pagi-pagi sekali karena suara lemparan koran bapak-bapak koran.

Kemudian tidur……….oke gausah ditemenin gpp, bisa tidur sendiri. Nanti aja kalau kita udah sah, oke dadah at Gudang Siar Radio Flamboyant

View on Path